Pada akhir Idul Fitri, tindakan kejahatan hipnotis atau
gendam terhadap wisatawan sering terjadi di tempat-tempat sepi atau
tempat-tempat keramaian seperti stasiun, terminal, bandara karena tempat-tempat
ini biasanya menjadi tempat favorit bagi penjahat untuk melakukan anestesi dan
hipnosis.
Dilaporkan oleh Liputan6.com pada Minggu, 10 Juni 2018, bagi
Anda yang pulang menggunakan transportasi umum, perlu waspada dengan kejahatan
hipnotis dan gendam. Jangan biarkan tidak pulang dengan kabar gembira tetapi
bahkan membawa berita duka karena menjadi korban penipuan atau perampokan di
jalan.
Hipnotisnya, istilah ini sebenarnya mengacu pada pelaku yang
menggunakan keterampilan hipnosis. Sedangkan hipnosis adalah seni komunikasi
untuk mempengaruhi seseorang untuk mengubah tingkat kesadaran, yang dicapai
dengan mengurangi gelombang otak dari Beta ke Alpha dan Theta.
Sedangkan gendam adalah kejahatan penipuan yang menggunakan
metode hipnosis yang diyakini menggunakan ilmu hitam atau sihir.
Biasanya, korban yang paling sering menjadi sasaran adalah
wanita, remaja, seseorang yang sendirian, atau yang terlihat melamun dan kurang
percaya diri. Namun tidak perlu terlalu khawatir menjadi korban hipnosis atau
gendam. Ada 7 cara mudah dan aman untuk menghindarinya yang dapat Anda lakukan
dengan segera:
1. Jaga hatimu
Perlu diingat, kejahatan hipnosis tidak akan berhasil untuk
orang yang menolaknya. Mengapa? Karena proses hipnosis umumnya merupakan
self-hypnosis atau sugesti diri. Jadi, jagalah hati Anda dari awal jika tidak
ada rasa takut dalam diri Anda untuk membuat hipnosis bekerja untuk Anda.
2. Hati-hati dengan Orang yang Tahu
Namanya ada di angkutan umum, biasanya kita akan menemukan
banyak orang yang tidak dikenal. Nah, di sini Anda harus berhati-hati. Terutama
pada orang yang tahu dan sok sok tahu. Proses hipnosis pada dasarnya adalah
teknik komunikasi yang sangat persuasif.
3. Jangan Melamun
Jangan biarkan pikiran Anda kosong atau melamun. Pikiran
kosong membuat pikiran bawah sadar terbuka dan sangat mudah dipengaruhi atau
dikhotbahkan.
4. Waspadai Kondisi Tubuh Segera
Tubuh tiba-tiba mengantuk, merasa pusing, mual, atau sesak
dada tanpa mengetahui penyebab pastinya? Perkuatlah doa Anda lagi. Karena hal
yang tidak biasa terjadi dapat terjadi karena ada seseorang yang mencoba
melakukan telepati yang memaksamu.
5. Waspada terhadap Orang Berkedip
Hati-hati dengan orang yang tiba-tiba mengetukmu. Sebisa
mungkin hindari percakapan atau obrolan yang akan terjadi. Karena ketika kita
fokus pada kata-katanya, saat itulah saran sedang dibuat. Kami menyarankan Anda
segera pindah ke suatu tempat atau menghindari obrolan.
6. Perintah Diri untuk Kesadaran Penuh
Ketika ada hal aneh yang tampaknya menembus kesadaran Anda,
segera perintahkan diri Anda untuk sepenuhnya sadar. Sugesti diri Anda dengan
mengatakan, "Saya sepenuhnya sadar dan sepenuhnya normal."
7. Undang Teman Selama Mudik
Cara mudah untuk pulang dengan lebih aman adalah mengundang
teman. Apalagi jika Anda memiliki kebiasaan bicara yang sulit dihilangkan.
Dengan teman, setidaknya Anda memiliki teman mengobrol dan tentunya saling
berpacaran selama perjalanan.
Tetap waspada. Intinya adalah menjaga diri Anda dengan baik
selama perjalanan dan menyimpan barang-barang berharga di tempat yang aman.
Selamat pulang.
referensi:
http://tentanghipnotis.blogspot.com/2018/06/teknik-hipnoterapi-yang-baik-memberikan-hasil-yang-baik.html
http://tentanghipnotis.blogspot.com
https://id.wikipedia.org/wiki/Hipnosis

No comments:
Post a Comment