Monday, June 25, 2018

mitos fakta hipnotis


mitos fakta hipnotis

Self Hypnosis

"Hypnosis" sering disebut sebagai 'tertidur' atau kehilangan kesadaran, selain itu ada pandangan lain bahwa hipnosis dikaitkan dengan okultisme, sihir, bahkan kejahatan, penipuan dan kejahatan lainnya. Hal ini disebabkan banyak berita negatif yang secara tidak langsung memberikan persepsi buruk terhadap hipnosis itu sendiri.


Istilah Hypnosis sendiri berasal dari kata "hypnos", dewa tidur Yunani. Tapi yang perlu dipahami adalah, hipnotis tidak sama dengan tertidur, dalam keadaan hipnosis seseorang masih bisa mendengar dengan jelas, bahkan menanggapi apa yang dikatakan dengan baik, tidur adalah area berpikir kritis, sementara tubuhnya dalam keadaan santai dan nyaman.

Hipnosis dapat dikatakan sebagai suatu kondisi di mana perhatian menjadi begitu terkonsentrasi sehingga tingkat sugesti meningkat sangat tinggi.

Hipnosis bukanlah cara menguasai pikiran seseorang. Tetapi lebih kepada seni mengelola pikiran. Hipnosis adalah fenomena mental alami. Setiap orang normal memiliki kemampuan untuk mengalami hipnosis. kita dapat menolak fenomena ini dengan mengabaikan semua yang dikatakan oleh ahli hipnotis.

Hipnosis atau Hipnosis?

Baik! Sering mendengar dua istilah ini kan? Banyak pertanyaan yang masuk terkait dengan perbedaan antara dua istilah.

Hipnosis lebih mengacu pada fenomena / peristiwa, sedangkan Hypnosis adalah orang yang melakukannya / praktisi hipnosis itu sendiri, masyarakat akrab dengan istilah hipnosis karena lebih sering terdengar di berbagai media.

Hipnotis
Hypnotherapy



Mitos dan Fakta Tentang Hypnosis:

Mitos: Hipnosis adalah hal yang berbahaya dan harus dihindari

Fakta: Hipnosis adalah fenomena alami dan normal

Kita dapat mengalami kondisi hipnosis setiap hari, bahkan masuk dan keluar dalam fenomena hipnosis beberapa kali. Contoh paling sederhana adalah ketika kita menonton televisi / film, membaca novel atau mendengarkan orang yang kita sukai, kita menjadi sangat fokus, memasuki cerita secara tidak sadar, meskipun kita tahu bahwa apa yang kita saksikan adalah fiksi, kita juga bisa merasakan ketegangan, jadi semangat, kecemasan, kesedihan, menangis, dan tertawa.

Mitos: Hypnosis berkaitan dengan kekuatan kegelapan, kekuatan supranatural, okultisme dan mistisisme.

Fakta: Hipnosis adalah seni komunikasi untuk mengeksplorasi alam bawah sadar

Hipnosis tidak ada hubungannya dengan mistisisme dan gaib, Hypnosis telah dipelajari secara ilmiah selama lebih dari 200 tahun. Banyak studi klinis dan eksperimental mencoba untuk menentukan apa yang paling unik dari hipnosis versus fenomena mental lainnya. Keunikan ini perlu dipahami untuk merumuskan definisi hipnosis yang akurat. Namun hingga saat ini, hipnosis defisini yang diungkapkan masing-masing karakter masih berbeda. Semua orang setuju pada sesuatu yang disebut hipnosis, tetapi pendapat berbeda tentang apa itu hipnosis.

Mitos: Orang yang rentan terhadap hipnosis lemah, selain itu wanita juga rentan terhadap hipnosis

Fakta: Hipnosis tidak bergantung pada jenis kelamin, tingkat kecerdasan, atau kekuatan subjek.

Setiap orang memiliki tingkat sugestibilitas yang berbeda, berdasarkan pengalaman, pengetahuan dan juga pengenalan bahasa yang dimilikinya. Mereka yang memiliki sugestibilitas tinggi biasanya memiliki tingkat konsentrasi yang baik dan imajinasi yang tinggi, selain mereka yang mudah hipnosis adalah mereka yang bersedia bekerja sama dengan baik.

Mitos: Seseorang tidak dapat bangun, ketika berada dalam hipnosis

Fakta: Hypnosis tidak sama dengan tidur, di bawah kondisi subjek hipnotis masih sadar, tetapi santai dan nyaman, jadi malas untuk mengolah beberapa hal dan cenderung mengabaikan lingkungan. Dan ketika subjek ditinggalkan dalam keadaan hipnotis, secara alami akan kembali ke keadaan normal kesadarannya dengan sendirinya.

referensi:
http://tentanghipnotis.blogspot.com/2018/06/hypnotherapy-spiritual.html
http://tentanghipnotis.blogspot.com
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_hipnosis

No comments:

Post a Comment